edisi pertama
ANALISIS INVESTASI DAN TENAGA KERJA TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) SEKTOR PERTAMBANGAN DI PROVINSI ACEH
Oleh:
HAIYUL FATA
Sektor pertambangan memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia. Dewan Internasional Pertambangan dan Logam (2013) melaporkan nilai nominal produksi tambang Indonesia berada di urutan ke-11 dalam daftar negara produsen tambang terbesar di dunia. Sektor pertambangan juga dinyatakan mampu memberikan efek pengganda sebesar 1.6 hingga 1.9 kali dan menjadi pendorong bagi pertumbuhan sektorsektor lainnya. Hal ini menunjukan, setiap satu satuan pertumbuhan di sektor pertambangan akan mendorong pertumbuhan sebesar 1.6 hingga 1.9 satuan di sektor-sektor lainnya. Selain itu, sektor pertambangan juga mampu menyerap tenaga kerja langsung (Kementerian ESDM 2010).
Provinsi Aceh memiliki potensi kekayaan alam yang melimpah, yang berasal dari hasil hutan, perkebunan, pertanian, perikanan, dan pertambangan. Sektor pertambangan merupakan sektor yang sangat dominan dalam membantu perekonomian di Aceh dengan komoditas minyak dan gasnya.
Di dalam produksi sektor pertambangan secara umum terdapat adanya peran modal/investasi dan tenaga kerja dianggap penting sebagai penggerak kegiatan produksi. Para ahli ekonomi neo-klasik juga beranggapan sama, seperti yang dikemukakan oleh Alfred Marshall dalam bukunya yang berjudul “Principles of Economics1890” (Wirdadi: 2008:4).
Komentar
Posting Komentar